Kamis, 24 Juli 2014

Cardio

Dan kemudian jantungku berkontraksi dengan irama berulang kian cepat saat melihatmu,
Dan kemudian jantungku berkontraksi dengan irama berulang kian cepat saat menyebut namamu,
Dan kemudian jantungku berkontraksi dengan irama berulang kian cepat saat mengingat dirimu,
Dan kemudian jantungku yang berkontraksi 60-100 BPM, seakan-akan mengalami Aritmia karenamu.

Dignity

Jika menjaga kehormatan kami saja kalian tidak mampu,
untuk apa kami suka rela menyerahkan hati kami untuk kalian ?
Jika menjaga kesucian kami saja masih kalian pertanyakan,
untuk apa kami dengan suka rela menyerahkan jiwa raga kami untuk kalian ?

Kamis, 17 Juli 2014

Ares

Ada perut-perut yang harus kami isi,
Ada jenazah-jenazah yang harus kami kubur,
Ada hak yang ingin kami perjuangkan,
Ada keluarga yang harus kami tinggalkan untuk maju digaris depan,
Ada banyak hal yang harus kami korbankan,
bahkan itu nyawa kami sendiri.
Perang itu mahal harganya kawan,
bahkan nyawa kami siap untuk dikorbankan.

Rabu, 16 Juli 2014

Seorang Dalam Mimpi

Ada senda gurau disana,
Ada cengkrama hangat yang menyelimuti ruangan.
Ada aku..ada kamu..
Ah..katakan saja kamu merindukanku.
Dan ketika pagi tiba, ketika aku membuka mata, terbangun dari tidurku..
kamu menghilang..hilang di dunia nyata.

Ah..katakan saja jika kamu merindukanku..katakan saja.

Jumat, 04 Juli 2014

Tuhan pun Menangis

Mengapa agama dipersalahkan?
Mengapa bukan manusia yang dipersalahkan?
Bukan agama yang membunuh,
bukan agama yang menyiksa,
bukan agama yang membenci,
karena agama mengajarkan welas asih.
Semua ulah manusia yang berkedok agama.

dan kemudian..Tuhan pun menangis.

Selasa, 01 Juli 2014

Antara Gadis Dan Pemuda, Antara Iblis Dan Tuhan

"Jika kamu mencintaiku, mengapa tak kamu perbolehkan aku menyentuhmu?", tanya sang pemuda.
"Aku malu.", jawab sang gadis.
"Malu kepadaku?", tanya sang pemuda kembali.
"Bukan. Aku malu terhadap Tuhanku.", jawab sang gadis.
"Tak apa, Tuhan pasti mengerti.", bujuk sang pemuda.
Sang gadis terdiam.

"Apa kau tak mencintaiku? tak takut kehilanganku?, tanya sang pemuda.
"Aku mencintaimu, tapi aku lebih mencintai Tuhanku. Aku tak takut kehilanganmu, Aku lebih takut kehilangan Tuhanku.", ujar sang gadis tegas.