Selasa, 21 April 2015

Jumat, 17 April 2015

Cerita Antara Seorang Lelaki dan Seorang Wanita

"Apa itu?", ujar sang wanita.
"Itu penis.", ujar sang lelaki.
"Itu apa?", tanya sang lelaki sembari menunjuk.
"Ini payudara.", jawab sang wanita.
"Lalu itu?", tanya sang lelaki kembali.
"Ini vagina.", jawab sang wanita lugas.
"Bolehkah ku sentuh?", tanya sang lelaki.
"Boleh, asalkan Aku juga dapat menyentuh benda yang disebut penis itu.", ujar sang wanita penuh rasa ingin tahu.

Mereka menyentuh satu dengan yang lain.
Makhluk ber-penis dan makhluk ber-vagina berusaha memuaskan keingintahuan mereka. Mencoba mencari tahu benda asing yang melekat ditubuh lawan jenisnya. Mencoba merasakan setiap teksturnya., dan kemudian mereka tidak dapat berhenti untuk memuaskan keingintahuan mereka.

"Apa ini?"
"Apa ini?"
"Mengapa begini?"
"Mengapa seperti ini?"

Kemudian pertanyaan-pertanyaan itu mulai menguap, keingintahuan mereka mengabur.
Mereka menikmati, mulai menikmati, hingga tubuh mereka berpeluh, kelelahan.
Jiwa-jiwa suci mereka mulai berjelaga, tak bisa kembali bersih.

Sabtu, 04 April 2015

Wild Pheonix

Jika Aku adalah api,
Jangan padamkan apiku,
Jangan padamkan baraku,
Cengkram setiap helai rambutku,
Cengkram leherku dengan kedua tanganmu,
Cengkram setiap lekuk yang ada di tubuhku.
Hujani Aku dengan ciumanmu,
Hujani Aku dengan sentuhan lembutmu,
Tundukkan Aku,
Dan kemudian..cintai Aku..
Cintai Aku dengan apimu.

The Scent

Aromamu tak seperti kopi hitam panas yang ingin ku sesap setiap hari.
Aromamu seperti laut mati tanpa ada kehidupan didalamnya, kosong.
Aromamu membuatku jemu,
Aromamu menyakitkan,
Aromamu membosankan,
Aromamu seperti rindu,
dan..Aku rindu.

Buih

Kata itu bagaikan buih dilautan,
Ada kemudian menghilang.
Janji itu bagaikan buih dilautan,
Selalu ada, tetapi tak dapat bertahan lama.
Ada, kemudian menghilang,
Ada kemudian menghilang.