Dia mengetuk pintu
Hanya seketuk dua ketuk.
Kemudian senyap.
Dia memperlihatkan wajahnya di daun jendela.
Hanya dalam hitungan detik.
Mengintip sejenak, kemudian menghilang.
Dia dengan waktunya yang sebentar,
menyusup masuk dan meninggalkan jejak di pikir dan hati.
Aku yang menjeratkan diri sendiri?
Atau Dia yang telah menjeratku?

Tidak ada komentar:
Posting Komentar