Pemuda itu merajah dosanya di punggungnya,
Dosa yang akan terus dia bawa sampai akhir usianya.
Pemuda itu merajah dosa-dosanya di punggungnya,
Sebagai pengingat agar dosanya tak akan terulang kembali.
Pemuda tersebut merajah semua dosanya di tubuhnya,
Untuk mengingatkan bahwa hidupnya penuh dengan dosa yang harus dia tebus pada saatnya nanti.
Ada seorang pemuda, dosa-dosanya di rajah ditubuhnya,
hanya sebagai pengingat, untuk dirinya sendiri, bukan untuk orang lain.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar