Jumat, 19 April 2013

Diantara Malam dan Secangkir Kopi

Semilir angin menyejukkan tubuhku, secangkir kopi hitam panas menghangatkan hatiku yang mendingin.
Tak ada bintang malam ini, yang terlihat hanyalah bulan yang mengintip malu-malu dari balik awan.
Entah mengapa malam ini tetap saja terasa damai, menenangkan hatiku yang terasa hampa.
Aku menatap cangkir kopiku, dan kemudian tersenyum lembut.
"Sendiri itu tak akan pernah terasa buruk, jika Aku dapat bersyukur dan menikmati waktu ini. Dan seperti ini sudah cukup bagiku..sudah cukup untuk ku."

Tidak ada komentar:

Posting Komentar