Jumat, 13 Februari 2015

Melati

Mengapa harus mawar?
Mengapa bukan melati yang kamu beri agar dapat ku kunyah kelopaknya perlahan.
Mengapa harus mawar?
Mawar terlalu sedap kupandang, tanpa bisa ku mengerti rasanya.
Sedangkan melati, lebih sedap terasa di semua inderaku.
Mengapa harus mawar?

Tidak ada komentar:

Posting Komentar