Bagimu, Aku bagaikan kunang-kunang yang berkerlip di duniamu.
Bagimu, Aku bagaikan sebuah candu yang tak dapat untuk kau hentikan disetiap waktu.
Dan kemudian, kau sebut Aku adalah racun yang mengalir dipembuluh nadimu.
Membuatmu berhalusinasi diantara rasa bahagia dan kekosongan.
Bagimu...bagimu..
Sedangkan bagiku, kamu adalah...kamu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar