Hal yang menyangkut anatomi khusus dalam tubuh dianggap menjadi tabu.
Penggunaan kata spesifik terhadap anatomi tubuh pun juga dianggap tabu, asusila, untuk diucap, ditulis maupun didengar.
Padahal apa yang salah dengan kata "Penis", "Vagina", "Sperma" serta "Ovum"??
Penggunaan kosakata itu, sesuai dalam konteks biologi atau kedokteran. Bukan penggunan kosakata yang berkonteks secara kasar.
Apa mungkin karena dalam banyak masyarakat, organ ini dianggap tabu untuk dibicarakan secara terbuka ? Sehingga walaupun dijabarkan dalam kosakata yang teratur, kosakata yang baik, kata-kata tersebut tetap dianggap vulgar, dan tetap tabu untuk ditulis, diucapkan dan dengar.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar