Rabu, 07 Oktober 2015

Diam

Gadis kopi tak lagi bersuara. Hatinya yang luka kian terluka. Tak ada secangkir kopi, gadis kopi ingin berhenti menjadi gadis kopi. Tak ada secangkir kopi, gadis kopi terlalu lelah untuk menyesap secangkir kopi.
Hari ini ( dan entah sampai kapan ), gadis kopi hanya ingin sendiri. Melindungi dirinya dari luka, membuat perlindungan kian tinggi bagi dirinya.
Gadis kopi bergelung, menjauhkan dirinya dari dunia.
Gadis kopi ingin dicintai, tetapi dirinya terlalu takut untuk terluka.
Berapa banyak mimpi buruk yang menghantui gadis kopi disetiap malam, tak terhitung berapa kali gadis kopi terbangun disetiap malam dengan airmata yang mengalir.
Tak ada secangkir kopi, hatinya kembali merapuh. Gadis kopi tak ingin terluka ataupun melukai hati lainnya.
Gadis kopi hanya ingin sendiri.
Gadis kopi tanpa kopi, bagikan pemimpi tanpa mimpi.
Gadis kopi berhenti bermimpi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar