Berdiri diam,
tidak berjalan,
tidak berlari,
tidak pula merangkak.
Hanya diam,
berdiri disini, statis.
Menunggu seseorang untuk datang,
datang untuk mengulurkan tangannya ke arahku.
Setahun, dua tahun, tiga tahun,
waktu berjalan dinamis.
Sedangkan Aku masih berdiri statis.
Bukan hidupku, hanya hatiku yang berubah statis.
Mungkin sudah sekarat dan kemudian membeku.
Tapi tetap saja Aku berdiri disini, statis.
Menunggu,
terus menunggu,
tanpa tahu siapa yang ditunggu,
tanpa tau apa yang harus ditunggu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar