Mereka berkata bahwa seorang pria itu tabu untuk menangis.
Mereka berkata bahwa seorang pria itu tabu untuk mengeluarkan airmata.
Tapi tidak bagi dia..tidak baginya..
Tubuhnya yang tegar terlihat begitu rapuh, menggigil saat airmatanya mengalir dari kedua buah matanya.
Pilu, penuh kesedihan.
Jemari tangannya yang kekar memegang erat seikat mawar putih. Hari ini, tepat seribu hari..tepat seribu hari.
Seharusnya hari ini dia tersenyum bahagia. Yah..seharusnya.
Hiruk pikuk manusia memenuhi jalan sore ini.
Langit berwarna jingga, matahari mulai tenggelam.
Seorang pemuda terlihat bersimpuh sedih ditengah kerumunan manusia.
Airmatanya berurai, seikat mawar putih berjatuhan dan kemudian memerah.
Seorang pemuda bersimpuh sedih, diantara genangan darah dan tubuh seorang wanita bergaun merah yang terbaring mati.
Seharusnya hari ini adalah hari bahagia mereka..
Seharusnya hari ini adalah hari bahagia bagi mereka.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar