Senin, 16 Juni 2014

Semilir Angin Malam

Kabarnya, pemuda berhidung bangir itu sudah mempunyai kekasih.
Kabarnya, pemuda berhidung bangir itu menyayangi kekasihnya.
Kabarnya, pemuda berhidung bangir itu berbisik lembut kepada angin
hampir disetiap malamnya.
"Aku rindu..cinta."
Kabarnya, pemuda berhidung bangir itu menyayangi kekasihnya.
Namun kekasih pemuda berhidung bangir itu bukanlah cinta.
Kabarnya berkabar hingga ke telingaku,
"Aku bukan kekasihnya.", jawabku kepada angin semilir malam.
Kabarnya..kabarnya..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar