Jumat, 22 Februari 2013

Rindu



Aku melangkahkan kakiku perlahan menuju kamar. Aku melepaskan pakaianku..satu persatu..menjatuhkannya kelantai kamarku yang mulai berdebu. Dalam balutan pakaian dalamku, Aku melangkahkan kaki mungilku menuju kamar mandi.

Aku basuh perlahan wajahku dengan air yang mengalir deras dari keran. Aku menatap refleksi wajahku yang menatapku dari cermin. Bibir mungilku tersenyum..tetapi entah mengapa binar mataku terlihat begitu sedih. Aku menghela nafas perlahan dan mengusap wajahku yang basah dengan handuk mungil. Aku melangkahkan kaki mungilku kembali menuju kamar. Dan kemudian Aku berbaring diatas ranjang, menarik selimutku dan memejamkan mataku perlahan.
Aromanya menyeruak diatas ranjangku..membuatku begitu merindukannya. Aku mengerjapkan mataku perlahan dan beranjak dari ranjangku. Jemariku bergerak mengamit kemeja yang dia tinggalkan dulu..Aku kenakan perlahan dan membelai setiap lipatan kain yang menempel ditubuhku.

Aku kembali berbaring diatas ranjangku, menarik selimutku perlahan..memejamkan mataku. Aromamu kembali menyeruak indera penciumanku. Aku merindukanmu..sangat merindukanmu. Airmataku menitik dalam mataku yang terpejam. Kejamnya rasa rindu ini..seakan menyesakkan jiwa ragaku. Aku mengeliat dan menarik selimutku kian lekat, mencoba untuk mengistirahatkan tubuhku yang letih. Saat Aku mulai terlelap, Aku merasakan tanganmu melingkar ditubuhku..memelukku erat.
Aku mendesah lirih..

'where have you been?! I miss you so much..'

'i miss you too'

Dan Dia mengecup keningku perlahan. Aku tersenyum..kemudian kembali terlelap..



**

Matahari mengintip malu-malu dari balik jendela kamarku. Aku menggeliat perlahan dan menoleh ke sisi ranjang..Hanya kosong yang ada..
Tak ada dirinya yang semalam memelukku erat..
Yang ada hanya aromanya yang masih melekat, Seakan memeluk tubuhku yang sepi tanpanya.
Ah..mimpi..
Semalam hanya mimpiku tentangnya..
dan itu sudah cukup bagiku..
Itu..sudah cukup bagiku.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar