Diantara realita yang tersaji dalam ribuan pecahan kaca..
Diantara khayal yang membara dalam seuntai rantai yang berkarat..
Aku berusaha mencari sebuah makna..
Semakin aku mencari...semakin aku terjebak diantaranya..
Inikah yang aku ingin??
Inikah yang aku cari ??
Keraguan membuncah dalam otak bebalku...
Tetap berusaha mencari makna dibalik semua..
Tp yang tersisa hanya dengki semata...
Aku dengan jiwaku yang kotor..
Aku dengan hatiku yang hina..
Kutuklah aku dengan segala serapahmu...
Mungkin saatnya aku berhenti mencari sebuah makna..
Mungkin saatnya aku mengistirahatkan jiwa batin dan ragaku dalam selimut jingga ini..
kembali aku dalam keremangan...
Melangkahkan kaki kearah pedang tajam itu...
Aku pasrah...
Pasrah bila hidupku akan berakhir.
Diantara khayal yang membara dalam seuntai rantai yang berkarat..
Aku berusaha mencari sebuah makna..
Semakin aku mencari...semakin aku terjebak diantaranya..
Inikah yang aku ingin??
Inikah yang aku cari ??
Keraguan membuncah dalam otak bebalku...
Tetap berusaha mencari makna dibalik semua..
Tp yang tersisa hanya dengki semata...
Aku dengan jiwaku yang kotor..
Aku dengan hatiku yang hina..
Kutuklah aku dengan segala serapahmu...
Mungkin saatnya aku berhenti mencari sebuah makna..
Mungkin saatnya aku mengistirahatkan jiwa batin dan ragaku dalam selimut jingga ini..
kembali aku dalam keremangan...
Melangkahkan kaki kearah pedang tajam itu...
Aku pasrah...
Pasrah bila hidupku akan berakhir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar