Dalam diam aku dan kamu duduk berseberangan.
Aku tersenyum, kamu tersenyum.
Lalu sunyi kembali merambat.
Damai.
Dalam diam, aku dan kamu hanya bisa saling menatap.
Aku dan kamu menatap cangkir masing-masing.
Kemudian, sunyi masih saja hadir disini.
Tak ada suara, tak ada irama.
Dalam diam yang tidak menjadi sebuah siksaan.
Dalam diam, aku dan kamu menikmati sunyi.
Damai, menenangkan jiwa.
Dan debar jantungku seakan berirama..
berirama seperti cinta.
Aku tersenyum, kamu tersenyum.
Uap hangat dari cangkir kita saat ini,
Debar jantungku yang berirama saat ini,
Debar jantungmu yang ( mungkin juga ) ikut berirama saat ini,
membuat sunyi menjadi indah.
Kamu tersenyum, aku tersenyum.
Ini cinta..
Ini irama cinta.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar