Kamis, 16 Februari 2012

Saya Jatuh Cinta...Mungkin..

"Kamu itu nakal.."
Itu yang ada dibenakku saat ini.

Yah..dia memang pria yang nakal, tak pernah merayuku..tak pernah berkata tentang cinta..tetapi selalu saja bersikap manis dan lembut kepadaku.

Dia selalu membuatku tersenyum, disaat Aku enggan untuk tersenyum.
Mungkin..Aku jatuh cinta..

Seketika pipiku merona..
Memikirkannya saja Aku malu..apalagi jika Aku harus berhadapan dengannya?!

Aku teringat saat dia tersenyum dibalik kameranya, menangkap gambar diriku.
Aku tersenyum, tertawa dan bermain dengan angin.
Dia hanya berdiri disana..memandangku melalui lensanya.
Dan saat itu Aku merasa menjadi wanita yang paling mempesona diseluruh dunia.
Mungkin terkesan hiperbola, tapi itulah yang Aku rasakan saat itu.

Aku menghisap asap rokokku perlahan.
Ah..jangan anggap Aku wanita nakal karena menghisap rokok.
Ini hanyalah kebiasaan buruk yang sukar untuk Aku hilangkan.
Walaupun banyak yang berkata bahwa Aku harus menghentikan kebiasaan burukku, tetapi Aku masih belum mampu melakukannya...Ah..bukan belum mampu..tetapi belum mau lebih tepatnya.

Asap rokok mulai memenuhi setiap ruang dikamarku, membuat mataku perih. Perlahan Aku buka jendela kamarku, membiarkan asap nikotin terhembuskan oleh angin malam.
Aku berdiri disudut jendela, memandang pucuk daun yang masih basah oleh air hujan sore tadi.

Aku mengingatnya kembali..lelakiku..
Aku sebut dia lelakiku..
karena bagiku dia adalah lelaki yang selalu merasuk kedalam pikiranku..mententramkan jiwaku yang sepi.
Karena dia adalah lelaki yang sanggup membuat jantungku berdebar kencang..
membuat wajahku merona..
Tak bisa Aku merasakan sedih, walaupun ini hanyalah perasaanku semata..
hanyalah perasaan dari sisiku saja..
karena Aku tahu dia tak mungkin bisa bersamaku.
Aku tersenyum lembut dan kemudian melayangkan pandanganku ke kanvas kosong yang berdiri ditengah kamarku.
Perlahan jemariku mulai membuat garis-garis halus ke dalam kanvas..Aku mulai melukis..
melukiskan perasaanku saat ini..
perasaan yang hangat oleh rasa cinta..mungkin..
mungkin perasaan ini bernama cinta.

Aku terpaku saat mendengar Azan subuh mulai berkumandang. Ku letakkan kuasku perlahan dan pandanganku tertuju ke atas meja, disana bertengger photonya yang tersenyum manis..photonya yang sedang menggendong seoang gadis kecil dan memeluk mesra kakak perempuanku.
Aku tersenyum..
Walau Aku tahu, dia adalah suami kakakku, perasaan ini terus saja berkembang..
Aku tak bisa menghentikannya..
Walaupun Aku tahu perasaan ini tak akan pernah tersambut..
Aku cukup puas bisa melihatnya bahagia..
mungkin terdengar klise..
tetapi bagiku seperti itulah cinta..
yah..Aku jatuh cinta..
Mungkin Aku jatuh cinta..

Tidak ada komentar:

Posting Komentar