Kemudian Ku sentuh kulit di wajahku..
leherku..
payudaraku..
pinggangku..
pahaku..
betisku yang bagaikan butir padi..
Ahhh...indah..
begitu indah..
Aku mengagumi segala yang ada pada diriku..
Jemariku menyentuh setiap lekuk yang ada di tubuhku..
Sempurna..
itu pikirku..
Dan kemudian Aku menyentuh tubuhnya..
wajahnya..
matanya..
hidungnya..
bibirnya...
lehernya..
ototnya yang terbungkus halus di lengannya..
dadanya..
pinggangnya..
Aku menikmati segala apa yang Aku sentuh dari dirinya..
setiap lekuknya menbuatku begitu mabuk..
mabuk akan dirinya..
Aku tak perlu mata untuk melihat..
Cukup dengan jemariku..sentuhanku..
Aku tahu Tuhan menciptakan Aku dan Dia begitu sempurna..
Yah..
Aku memang tak perlu mata untuk melihat..
Karena Tuhan menciptakan mata hati untukku melihat lebih jelas..
melihat lebih jelas bahwa Aku lebih sempurna dibandingkan mereka yang sempurna.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar