Pernahkah kamu merasakan cinta pertama??
Aku pernah merasakannya dulu..
Cinta itu tak selamanya indah..
Tetapi..hanya dia..seeorang yang berarti untukku.
Dia mengajariku banyak hal..
Mengajariku untuk merasakan..
Mengajariku untuk tak mengapa untuk meluapkan emosi..
Tak mengapa untuk menangis saat aku merasa sedih..
Mengajariku hal-hal yang manusiawi..
Mengajariku emosi..
Emosi yang tak pernah tergambar dalam wajahku..
Emosi yang selalu Aku sembunyikan rapat..
Sedih..sakit..tangis..bahagia dan juga cinta.
Cinta pertamaku..
Masih teringat jelas dalam ingatanku tentang dirinya..
Dirinya yang berusaha ada untukku yang selalu terbiasa sendiri..
Cinta pertamaku..
Dia yang pertama kali melihatku yang begitu rapuh..
Dia yang pertama kali Aku biarkan melihatku menangis..
Dia yang pertama kali Aku biarkan untuk melihat semua kelemahanku..
Betapa rapuhnya seorang Aku.
Cinta pertamaku..
Seseorang yang dengan tega meninggalkan wanita menangis karena dirinya tak bisa melihat wanita menangis..
Tetapi dirinya bertahan disisiku saat air mataku terjatuh.
Cinta pertamaku..
Seseorang yang meninggalkan kesibukannya untukku..
Seseorang yang rela terjaga hingga pagi menjelang saat Aku terkapar tak berdaya karena sakit.
Seseorang yang membuatku merasa aman dan nyaman hanya dengan keberadaannya disisiku.
Cinta pertamaku..
Seseorang yang membuatku mencintai diriku dengan segala kelemahanku..
Kekuranganku..
Seseorang yang begitu sempurna.
Aku terduduk disisi jendala kamarku, menatap langit malam yang dihiasi hujan.
Entah mengapa hujan selalu mengingatkan diriku dengan dirinya.
Hujan selalu mengingatkanku tentang bahagiaku, sedihku dan cintaku kepadanya.
Cinta pertamaku..
Aku teringat saat Aku dengannya memutuskan untuk berpisah..
Perpisahan yang menyakitkan.
Kata-kata terakhir yang dilontarkan kepadaku terasa menyakitkan..
"Elo ga akan pernah bisa melupakan gw seumur hidup loe!! Berapa banyak pria yang ada ga akan bisa buat elo lupain gw!!"
Dan hatiku mencelos..
'Memang tak ada yang akan bisa menggantikan kamu dihatiku..tapi menjalani sesuatu yang tak mungkin untukku..itu merupakan hal yang paling sulit untukku.'
Dan ya..hingga saat ini cinta pertamaku tetap saja hadir dihatiku. Tak pernah tergantikan oleh siapapun.
Andai saja dahulu semua lebih bersahabat..andai saja tak ada perbedaan yang akhirnya membuatku rela untuk melepaskannya..
Andai saja..Aku dapat memutar waktu dan meraih tangannya saat itu untuk melarikan diri bersamanya..
Andai saja..
Sedikit penyesalan itu masih ada disini..penyesalan akan sebuah keadaan..penyesalan akan sebuah emosi yang disebut 'pengecut'..
Anggaplah Aku seorang pengecut yang lebih memilih orang tua & keluargaku daripada cinta pertamaku..
Cinta pertamaku yang begitu sempurna dimataku..
Cinta pertamaku yang berbeda keyakinan.
Aku menghela nafas perlahan, jemariku terangkat melewati daun jendela. Aku membelai hujan..seakan Aku membelai dirinya.
Mungkin ini saatnya Aku melupakan dirinya..
Saat diriku sudah tak mengingat tentang sosoknya..
Hanya kenangannya yang masih melekat..
Mungkin Aku harus melupakan semua kenangan tentangnya..
Mungkin nanti Aku akan menemukan seseorang yang dapat membuatku kembali merasakan..
Merasakan hal yang bernama cinta..
Melebihi cinta pertamaku..
Melebihi dirinya..
Aku melangkahkan kaki mungilku ke arah meja mungil disamping jendela. Aku meraih kalender mungil yang terduduk manis diatas meja.
Besok..tepat 6tahun Aku berpisah dengannya..
Besok..tepat 4tahun cinta pertamaku pergi selamanya..
Besok..yah..itu besok..
Aku melangkahkan kaki mungilku keatas ranjang.
'Goodnight my first love..missing you so much..goodnight..'
Dan Aku terlelap dalam uraian airmata.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar