Gelas keberapa aku sudah lupa, yang aku tahu aku sangat menyukai rutinitas ini.
Kulayangkan pandanganku kearah jendela kamarku.
Terlihat sesosok wanita yang begitu mempesona.
Aku selalu melihatnya berlalu, hingga aku tak tahu, entah sejak kapan aku selalu melihatnya dalam setiap hariku.
Polahnya, geriknya, senyumnya, matanya..membuatku bergetar.
Inginku menyapa sosok itu. Hanya sekedar memenuhi rasa ingin tahu yg menyeruak kian besar direlungku.
Sosoknya kian dalam terpatri di dalam ingatanku, membuatku berimaji tentangnya..
Tentang aku menyentuh kulitnya yg halus, mencium bibirnya dengan lembut, membelai rambutnya yang menari diantara jemariku.
Ah...terkutuklah aku dengan imaji liarku.
Semakin aku berusaha menepis semua imajiku..semakin kuat imajiku menari dibalik rasa dosaku.
Ku pejamkan mataku sejenak..tp sosoknya kian jelas terlihat. begitu mabuk aku akan sosoknya.
ah...kulangkahkan kakiku menuju cermin usang berdebu dipojokan kamarku. Ku usap ribuan debu yg mencumbui cermin usangku.
Aku terpana..
sosok wanita itu terlihat dibalik cermin. Tersenyum.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar